Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Marjinal (GP3M)

Pelaksanaan Kegiatan Pendidikan Kecakapan Hidup melalui program Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Marjinal (GP3M) yang dilaksanakan di Banda Aceh mulai tanggal 31 Juli s.d 1 Agustus 2019. Dimana kegiatan ini diikuti sebanyak 40 peserta yang berasal dari lembaga pendidikan non formal yang mengembangkan basis pendidikan masyarakat yaitu LSM Puan Addisa, PKBM Kiat Usaha, dan SPNF SKB Banda Aceh.

Tujuan dari kegiatan ini  adalah penguatan pemeberdayaan ekonomi keluarga dengan meberikan pengetahuan keterampilan merangkai bunga, keterampilan membuat seuhab, bordir, akrilic, merias payung, dan olahan jahe yang merupakan bagian pengembangan kewirausahaan  atau euterpreneurship.

Kegiatan yang dipelopori oleh bidang pembinaan PAUD dan PNF sebagai leading sektor pembinaan Pendidikan Non Formal juga akan menghadirkan narasumber ahli dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Dinas Tenagakerja, dan serta akademisi dari UIN Ar-Raniry.

Kegiatan pelatihan ini dibuka oleh Plh. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Bapak Sulaiman Bakri, S.Pd., M.Pd. Dalam arahannya kepala dinas mengharapkan agar perempuan menjadi leader dalam rumahtangga dengan membekali diri dengan berbagai keterampilan yang dapat menopang perekonomian rumahtangga.

Keberhasilan sebuah rumahtangga tentunya tidak terlepas dari kesuksesan seorang perempuan dalam memanage rumah tangga. Maka dibutuhkan pendidikan yang lebih bagi perempuan karena ujung tombak keberhasilan rumah tangga ada di tangan perempuan. Majunya perekonomian keluarga akan mengembangkan perekonomian masyarakat sehingga akan mengembangkan perekonomian Kota Banda Aceh seperti yang dicanangkan oleh Walikota Banda Aceh dengan visinya Mencapai Banda Aceh Gemilang dalam Bingkai Syariah.

About Nur Muhammad 1 Article
Penulis saat ini bertugas di Bidang Pembinaan PAUD pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh.